Ryan on Facebook

Klien saya : Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) | Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) | Universitas Diponegoro (UNDIP) | PNPM Purbalingga | PNPM | PNPM Cilacap | PNPM Tegal | PNPM Pemalang | PNPM Pekalongan | PNPM Batang | PNPM Brebes | RUmah Sakit ANANDA Purwokerto | Salon Muslimah SALMA Purwokerto | Griya kerudung ARRAUDHOH | Toko Buku MUTIARA | Toko Buku Gramedia Purwokerto | Rumah Sakit Mitra Ariva Ajibarang | East West Seed, Purwakarta | Bank Muamalat Cabang Purwokerto | Telkomsel | Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas | Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap | Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga | Dompet Sosial Hidayah Klaten

Selasa, 06 September 2011

Limitless Life

Pernah melihat jembatan di samping ini? Brooklyn Bridge, jembatan indah yang menghubungkan kota New York dan Long Island.

Pada tahun 1883, seorang insinyur cerdas bernama John Roebling menyampaikan sebuah ide gila untuk menghubungkan kedua kota tersebut. Banyak ahli yang mengatakan bahwa apa yang menjadi visinya adalah sesuatu yang mustahil. Namun berbeda dengan pendapat umum dia begitu yakin bahwa mimpinya bisa terwujud, hingga akhirnya dia bisa meyakinkan anaknya Washington untuk membantu mengerjakan mega proyek tersebut.

Dengan modal keyakinan itu John Roebling dan Washington bersama tim yang bersemangat mulai mengerjakan proyek "mustahil" itu, hingga setelah beberapa bulan pembangunannya. sebuah kecelakaan tragis menimpa mereka hingga ayahnya meninggal sementara, washington terluka dan menderita kerusakan pada otaknya hingga akhirnya dia tidak mampu berkata dan berjalan.

Dalam kondisi itu, Washington tetap berkehendak melanjutkan proyek itu, dengan keterbatasan, dia menjelaskan rencana mega proyeknya itu dengan bahasa isyarat kepada tim proyeknya, selama 13 tahun dengan sabar dia melakukannya hingga akhirnya jembatan itu bisa berdiri dengan megah!

Saat seseorang yakin akan hasil akhirnya, maka dia akan sekuat tenaga membuktikan apa yang diyakininya, sehingga akhirnya semua menjadi nyata. Tidak ada kata lelah jika masih tersimpan keyakinan. Namun lelah akan muncul ketika hasrat yang dimiliki seseorang tidak sebanding dengan keyakinannya.

Meyakini berarti melihat, merasakan dan mendengar apa yang tidak dan belum dialami orang lain, meski tidak melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya, tetapi dengan indra hatinya, sehingga ia menjadi energi yang sangat kuat bagi pemiliknya.

Terlampaui atau tidak impian seseorang tidak ditentukan oleh besar atau kecilnya impian itu, melainkan ditentukan oleh keyakinannya, Keyakinan dan impian yang kuat akan membawa kepada ikhtiar terbaik, kombinasi ketiganya berpotensi terhadap keberhasilan seseorang dalam bidang apapun dalam hidup.

Tahukah Apa impian itu? Dialah sesuatu yang emosional untuk diwujudkan, besar ataupun kecil dia menjadi pendorong atau penarik seseorang untuk bertindak. Impian bukanlah keinginan, dia adalah alasan terkuat, meskipun tidak rasional untuk diwujudkan pada awalnya, namun pada kenyataannya dia harus dan akhirnya bisa mewujudkannya. Semustahil apapun ia.

Sebuah keinginan berbeda dengan impian, letak perbedaannya adalah alasan emosional, ialah yang menghiasi impian kita, sebuah keinginan bisa menjadi impian atau sebaliknya impian bisa menjadi keinginan. Tugas kita adalah memeliharanya dengan terus menambahkan alasan emosional terhadapnya.

Jika diibaratkan keinginan itu seperti biji, dia tidak akan tumbuh, membesar dan berbuah hasil, dia harus di semai di dalam sebuah lahan yang subur, dia haris disiram dan dipupuk dengan alasan emosional.
Dan tahukah bahwa sebenarnya impian terbesar kita buka tentang memiliki dan mendapatkan sesuatu, melainkan tentang apa yang ingin kita berikan, kekuatan terbesar impian bukan menerima tetapi member! Adakalanya kita menyerah untuk mendapatkan sesuatu, tetapi tidak jika tujuan kita member, itulah the true power of dreams.

JIka seandainya saya tantang Anda melewati sebuah jurang berbatu sedalam 100 meter, dengan kelebaran 50 meter, dihubungkan dengan hanya seutas tali sebagai pijakan, dan Anda menerima imbalan 1 milyar asal Anda mau mengorbankan nyawa Anda maukah Anda melewatinya?

Ternyata nyawa Anda jauh lebih berharga dari uang itu bukan? Namun jika itu adalah sesuatu yang berkaitan dengan nyawa orang yang paling Anda cintai, tanpa imbalan materi sekalipun maukah Anda melakukannya? Terbukti bahwa impian Anda untuk memberikan sesuatu jauh lebih berharga dari nyawa Anda sekalipun!

Saat keyakinan menyatu dengan impian maka tindakan terbaik dengan sendirinya akan hadir melengkapi, segala macam jalan untuk mewujudkannya akan terbuka lebar. Terbentang berbagai solusi dan kemudahan, disitulah kita beranggapan bahwa lawan dari keberhasilan bukanlah kegagalan tetapi ketiadaan impian dan keyakinan.

Ketika ketiganya bersinergi antara keyakinan, impian dengan tindakan maka limitless life, kehidupan tanpa batas akan kita raih, kehidupan tanpa batas adalah kehidupan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, tidak dibatasi oleh dimensi apapun, karena memang dalam kenyataannya kemampuan manusia nyaris tanpa batas.

Semoga bermanfaat !!!